SMPN 3 KOPANG-Bulan Ramadhan tahun ini, bukan hanya menjadi bulan cinta sang Kholik buat hambaNya, dengan segala limpahan rahmat, nikmat dan pengampunanNya, namun juga menjadi berkah cinta buat fakir miskin, anak yatim dan anak terlantar.
Dua hari lalu secara kebetulan penulis mampir sholat di Masjid pinggir Jalan desa Montong Gamang yang merupakan salah satu masjid termegah di desa Montong Gamang. Ada hal yang menarik yang sempat membuat saya terperangah dengan pemandangan di depan halaman Masjid, yaitu 2 buah stand yang ditunggui oleh beberapa anak berpakaian pramuka dan sebuah plang nama yang bertuliskan “harga rata-rata Rp.6.000”. Setelah beberapa saat saya berfikir, ah…daripada saya penasaran sebaiknya saya tanyakan langsung kepada 2 orang gadis berseragam pramuka yang sedang menjaga stand tersebut layaknya seorang pedagang professional. Dari hasil wawancara saya, ternyata mereka adalah siswi dari MA Darul Mahmudien yang ditugaskan menjajakan barang dagangan bazar amal pakaian bekas layak pakai untuk menggalang dana amal buat anak yatim dan anak terlantar di desa Montong Gamang.

Sejenak saya menggumam dalam hati, bahwa apa yang awalnya saya pikir tidak etis, berbalik menjadi sebuah kekaguman luar biasa kepada para pemuda Desa Montong Gamang ini yang benar-benar kreatif. Ide kreatif yang sangat luar biasa ini patut di apresiasi. Menurut keterangan mereka, kegiatan tersebut telah dibuka sejak tanggal 8 Juli 2015 lalu dan rencananya akan ditutup hingga 2 hari sebelum lebaran Idul Fitri.
Mereka menambahkan bahwa “Kegiatan ini sesungguhnya sudah dimulai sejak 2 tahun lalu”. Dengan dukungan dan testimoni positif dari semua lapisan masyarakat dan lembaga-lembaga baik formal maupun informal yang ada di desa Montong Gamang. Maka terwujudlah kegiatan tersebut. Pembentukan panitia yang diketuai oleh M.Abdul Gani,M.Pd membagi tugas untuk terjun langsung ke masyarakat untuk mencari dan mengumpulkan pakaian-pakaian yang masih layak pakai untuk disumbangkan sebagai barang dagangan pada kegiatan bazar tersebut. Disamping itu pula, panitia mencoba masuk ke lembaga-lembaga formal maupun informal seperti sekolah dan kantor/toko yang terdapat di desa Montong Gamang untuk mengajak mereka berpartisipasi dalam kegiatan amal tersebut.
Dari kegiatan terjun langsung ke masyarakat tersebut, dihasilkan beberapa jenis barang seperti pakaian dan gula yang diharapkan bisa mudah dijual. Berdasarkan perhitungan kotor panitia, ada sekitar 200an jenis pakaian layak pakai baik berbentuk baju, celana, dan jaket yang dapat dikumpulkan. Sedangkan gula dari sumbangan anak-anak sekolah yang secara kebetulan sedang melaksanakan MOS (masa orientasi siswa), terkukumpul sekitar 50 kg.
Kegiatan ini telah medapat perhatian khusus dari H.Muhammad Amin Abdulloh selaku kepala desa Montong Gamang yang secara langsung memberikan dukungan dana senilai Rp.2.000.000,- (dua juta rupiah) sebagai support tambahan dalam kegiatan tersebut.
Menurut keterangan Fauzan,S.Pd bahwa kegiatan ini didasari oleh keprihatinan para pemuda Montong Gamang terhadap banyaknya anak-anak yatim, fakir miskin dan anak terlantar yang butuh perhatian banyak orang untuk meringankan beban dan kekurangan hidup mereka.
Selanjutnya Fauzan menambahkan bahwa kegiatan ini meskipun tidak direncanakan jauh-jauh hari, namun antusiasme warga dalam segala bentuk dukungannya membuatnya berjalan sangat mudah dan lancar. Dan yang lebih menariknya lagi, bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan kebermanfaatan buat para mustahik (yang berhak menerima santunan), tetapi menjadi ajang pembelajaran buat para pelajar dari MA Darul Mahmuddien dan SMP Negeri 3 Kopang yang tergabung dalam pasukan “Pramuka Peduli Rakyat” yang siap standby di stand bazaar amal dari pagi sampai malam secara bergantian.
Semoga kegiatan ini dapat mengispirasi para pemuda di desa-desa lain, untuk membangun rasa kepedulian dan kepekaan mereka terhadap kondisi sesama dilingkungan maing-masing. hery
